Mengatasi Gejala Penyakit Scabies

Cara Mengatasi Gejala Kudis

Kudis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini membuat terowongan di bawah kulit dan bertelur. Telur menetas menjadi larva, yang kemudian menjadi tungau dewasa. Tungau dewasa bertelur lagi, dan siklus ini berulang.

Gejala kudis yang paling umum adalah rasa gatal yang parah, terutama di malam hari. Gatal ini disebabkan oleh reaksi alergi terhadap air liur tungau kudis.

Selain rasa gatal, gejala kudis lainnya meliputi:

  • Ruam kulit berwarna merah muda atau merah, biasanya berbentuk garis atau terowongan. Ruam ini biasanya muncul di lipatan kulit, seperti di sela-sela jari, pergelangan tangan, siku, lutut, dan pinggang.
  • Bintik-bintik kecil berwarna merah atau cokelat, biasanya muncul di bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian.
  • Kulit bersisik atau terkelupas.

Gejala kudis biasanya mulai muncul 4-6 minggu setelah Anda terinfeksi tungau kudis. Namun, pada beberapa orang, gejalanya mungkin tidak muncul selama beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Kudis dapat menyebar dengan mudah melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi kudis.

Jika Anda mengalami gejala kudis, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan mendiagnosis kudis dengan melihat gejalanya dan melakukan pemeriksaan fisik.

Pengobatan kudis biasanya dilakukan dengan menggunakan obat oles atau obat minum. Obat oles biasanya digunakan untuk membunuh tungau kudis dan telurnya. Obat minum biasanya digunakan untuk orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pengobatan kudis biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu untuk membunuh semua tungau kudis dan telurnya. Selama pengobatan, penting untuk mencuci pakaian, seprai, dan handuk Anda dengan air panas dan deterjen untuk mencegah penyebaran kudis.

Cara mengatasi gejala kudis di rumah:

  • Obat oles

Obat oles yang paling umum digunakan untuk mengobati kudis adalah permetrin 5%. Obat ini dioleskan pada seluruh tubuh dari leher ke bawah, termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Obat ini harus dibiarkan selama 8-12 jam, kemudian dicuci bersih.

Anda mungkin mengalami rasa gatal yang semakin parah selama beberapa hari setelah menggunakan obat oles. Hal ini disebabkan oleh kematian tungau kudis dan telurnya.

  • Obat minum

Obat minum yang paling umum digunakan untuk mengobati kudis adalah ivermectin. Obat ini diminum sekali saja.

Obat minum ivermectin biasanya digunakan untuk orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau untuk orang yang tidak dapat menggunakan obat oles.

Cara mengatasi gatal kudis:

  • Obat-obatan

Obat-obatan yang dapat membantu mengatasi gatal kudis antara lain:

* Antihistamin, seperti diphenhydramine (Benadryl) atau loratadine (Claritin)
* Obat kortikosteroid, seperti hidrokortison (Cortaid) atau flutikason (Flonase)
  • Pengobatan rumahan

Pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi gatal kudis antara lain:

* Kompres dingin
* Mandi dengan air dingin
* Oleskan lidah buaya
* Oleskan cuka sari apel

Tips mencegah penyebaran kudis:

  • Hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi kudis.
  • Cuci pakaian, seprai, dan handuk Anda dengan air panas dan deterjen.
  • Bersihkan lingkungan Anda secara menyeluruh.

Jika Anda tinggal bersama orang yang terinfeksi kudis, Anda juga perlu menjalani pengobatan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *